INDRA PENGLIHATAN
Design Grafis sangat mempengaruhi penglihatan dan sebaliknya. Beberapa ahli berpendapat bahwa mata manusia terutama digunakan untuk menghasilkan persepsi yang terorganisir akan gerakan, ukuran, bentuk, jarak, posisi relatif, tekstur, dan warna.
Sebelum kita melihat implikasi penglihatan pada Design Grafis, terlebih dahulu kita akan mempelajari istilah dalam penglihatan dan ilmu tentang penglihatan (vision dan visual science).
Sebelum kita melihat implikasi penglihatan pada Design Grafis, terlebih dahulu kita akan mempelajari istilah dalam penglihatan dan ilmu tentang penglihatan (vision dan visual science).
ISTILAH DALAM ILMU PENGLIHATAN (Vision and Visual Science)
- Luminans : Luminans adalah banyaknya cahaya yang dipantulkan oleh permukaan obyek.
- Kontras : Kontras adalah hubungan antara cahaya yang dikeluarkan oleh suatu obyek dan cahaya dari latar belakang obyek tersebut. Kontras didefinisikan sebagai selisih antara luminans obyek dengan latar belakangnya di bagi dengan luminans latar belakang.
- Kecerahan : Kecerahan adalah tanggapan subyektif pada cahaya. Luminans yang tinggi berimplikasi pada kecerahan yang tinggi pula.
- Sudut dan Ketajaman Penglihatan : Sudut Penglihatan (visual angle) adl sudut yang berhadapan oleh objek pada mata. Ketajaman Penglihatan (Visual acuity) adl Sudut penglihatan minimum ketika mata masih dapat melihat sebuah objek dengan jelas.
- Medan Penglihatan : Medan Penglihatan adalah sudut yang dibentuk ketika mata bergerak kiri terjauh dan kekanan terjauh.
EMPAT DAERAH PENGLIHATAN
- Penglihatan Binokuler : tempat kedua mata mampu melihat sebuah obyek dalam keadaan yang sama.
- Penglihatan Monokuler Kiri : tempat terjauh yang dapat dilihat oleh mata kiri ketika mata kiri kita gerakkan ke sudut paling kiri.
- Penglihatan Monokuler Kanan. : tempat terjauh yang dapat terlihat oleh mata kanan ketika mata kiri kita gerakkan kesudut paling kanan
- Daerah Buta : daerah yang sama sekali tidak dapat dilihat oleh kedua mata.
Besarnya daerah atau medan penglihatan, dinyatakan dalam derajat, dapat bervariasi tergantung gerakan mata dan kepala yang dapat dibagi menjadi kepala dan mata keduanya diam, kepala diam mata bergerak, dan keduanya bergerak
WARNA
Warna adalah Cahaya tampak merupakan sebagian spektrum elektromagnetik. Seseorang yang mempunyai penglihatan warna normal mampu membedakan kira-kira 128 warna yang berbeda. Dalam Kehidupan sehari – hari kita sering mendengar istilah buta warna (color blindness).
Salah satu penyebab buta warna (sebagian) adalah hilangnya fotopigmen biru yang merupakan kasus yang sangat jarang. Penyebab lain adalah kurangnya atau tidak adanya fotopigmen merah atau hijau. Ketiadaan salah satu fotopigmen akan menyebabkan pengaruh yang sama.
Kombinasi Warna terbaik
Kombinasi Warna Terjelek
PETUNJUK PENGGUNAAN WARNA DITINJAU DARI ASPEK PSIKOLOGIS
- Hindarkan warna biru murni untuk teks, garis tipis, dan bentuk yang kecil. Sistem penglihatan mata kita tidak diset untuk rangsangan yang terinci, tajam, serta bergelombang pendek.
- Hindarkan penggunaan warna tajam secara banyak dan bersamaan.
- Hindarkan warna yang hampir sama secara berdekatan.
- Pengamat yang lebih tua perlu aras ketajaman yang lebih tinggi untuk membedakan warna. Hindarkan warna merah dan Hijau yang ditempatkan secara berseberangan pada tampilan berskala besar. Untuk pengamat yang mengalami kekurangan dalam melihat warna, hindarkanlah perubahan warna tunggal.
materi ini kusus orang Computer Engenering
ReplyDelete