Instalasi Member Server
- Lakukan setting pada BIOS komputer anda untuk booting dari CDROM
- Masukkan bootable CDROM Windows 2000 Server, dan restart komputer anda.
- Tampil dialog text based, lanjutkan instalasi dengan menekan Enter.
- Setelah tampil dialog License Agreement, tekan F8 untuk menerima agreement.
- Selanjutnya anda diminta menentukan lokasi instalasi. Pada bagian ini anda juga dapat menghapus dan membuat partisi baru di harddisk.
- Tentukan jenis file sistem yang akan digunakan.
- Note : Apabila anda ingin membuat dual boot, jangan menghapus partisi yang telah terisi OS
lain. Pada bagian penentuan jenis partisi, jangan merubah jenis partisi di drive yang telah
terisi OS. Menghapus maupun merubah jenis partisi akan menghilangkan OS yang telah anda
install di partisi tersebut. - Setelah selesai, proses intalasi dilanjutkan dengan mengecek dan mencopy temporary file keharddisk.
- Keluarkan CDROM dan restart komputer.
- Proses intalasi dilanjutkan dengan mendeteksi hardware di komputer.
- Selanjutnya tentukan regional setting (keyboard layput, sistem tanggal, jam, dll) sesuai dengan kondisi lokasi anda.
- Isikan nama pemilik komputer dan organisasinya.
- Pilih jenis dan banyaknya lisensi yang akan digunakan. Lisensi per server berarti dihitung berdasarkan jumlah klien yang melakukan koneksi ke server. Sedangkan lisensi per seat mengharuskan tiap klien untuk memiliki license, yang dapat digunakan untuk mengakses server manapun. Untuk latihan, pilihlah per Server dan isikan jumlah koneksi = 5 klien.
- Langkah berikutnya adalah mengisikan nama komputer. Nama tersebut akan digunakan untuk
mengidentifikasi komputer di dalam jaringan. Misalkan anda menginstal server pertama dalam
jaringan, isikan SERVERPUSAT sebagai nama server. - Isikan password untuk account Administrator. Pastikan anda mengisikan password yang cukup
baik, karena account tersebut merupakan administrator dengan hak tertinggi dalam jaringan. - Tampil dialog pilihan service yang akan diinstall. Anda dapat memilih jenis service yang akan
disediakan server tersebut, misalnya IIS (web server), DNS Server, maupun DHCP server.
Dalam latihan ini, biarkan pilihan tersebut dalam kondisi default dan lanjutnkan instalasi. Anda
akan melakukan instalasi setiap service pada bab-bab selanjutnya sesuai dengan kebutuhan - Selanjutnya tampil pilihan dialog untuk Network Setting. Pilih Custom untuk menampilkan
dialog konfigurasi jaringan. - Sorot Internet Protocol, dan klik Properties untuk mengisikan konfigurasi IP Address sebagai
berikut :
IP Address
Subnet Mask
: 192.168.0.1
: 255.255.255.0 - Kosongkan kotak lain, dan tutup dialog. Pengisian IP address tersebut menggunakan klas C
yang biasa dipakai di lingkungan LAN. Anda dapat menyesuaikannya dengan kondisi jaringan
bila diperlukan. - Tampil dialog Workgroup dan Domain, yang menanyakan kedudukan server tersebut di dalam
jaringan. Karena dalam praktek ini anda menginstal server pertama dalam jaringan dan domain
baru, maka pilihlah option pertama dan kosongkan kotak Workgroup or computer domain. - Setelah konfigurasi selesai, booting ulang komputer anda dan selanjutnya tampil dialog login
ke Windows 2000 Server. - Administrator.
Tekan Ctrl+Alt+Del dan masukkan password untuk user
No comments:
Post a Comment