Friday, April 29, 2011

Materi Sistem Operasi 5

Perbandingan dan Pemilihan Sistem Operasi

Aspek Hukum dan Etika Penggunaan software

  1. Setiap pengembang software memiliki hak cipta (copy right) atau hak atas kekayaan intelektual (HAKI)
  2. Setiap software memiliki jenis-jenis lisensi atau hak penggunaan yang berbeda-beda.
  3. Setiap pelanggaran atas copy right atau lisensi dapat dituntut sesuai aturan hukum yang ada
  4. Setiap penggunaan material elektronik dalam bentuk apapun secara etika harus meminta ijin dari si pemegang hak cipta dan mencantumkannya dalam daftar referensi

Perbandingan dan Pemilihan
 
Sistem Operasi

Istilah penting lisensi software
Lisensi software : adalah bentuk hukum dari perjanjian penggunaan software yang terdiri dari ijin, hak guna dan pembatasan perlakuan.
Propietary software (software khusus) : adalah software dengan pembatasan penggunaan, penyalinan (copying) dan upaya modifikasi sebagaimana yang dikehendaki oleh si pengembang/pemegang hak. Pembatasan tersebut berlaku baik secara hukum maupun teknis. Secara teknis termasuk pelepasan/penyebaran kode binar program dan/atau kode program (source code). Secara hukum terkait dengan lisensi software, hak cipta dan patent.
Software Komersial : adalah software komputer yang dijperjual belikan secara komersial.  Software komersial umumnya adalah proprietary software.
Freeware : adalah software komputer yang memiliki hak cipta (copyrighted) tetapi dapat diperoleh dan digunakan dengan gratis, utnuk waktu yang tak terbatas.
Shareware : sebenarnya lebih merupakan metode penjualan suatu software. Software berjenis shareware umumnya dapat diperoleh dengan gratis, baik melalui download internet maupun bonus CD dari suatu majalah. Software jenis ini biasanya memiliki waktu penggunaan yang terbatas yang kemudian diikuti permintaan untuk membayar lisensinya.
Lisensi terbuka (Open License) atau GNU General Public License : merupakan lisensi software gratis yang digunakan secara luas. GPL memberikan kepada pengguna program komputer hak freeware dan kebebasan hak cipta walaupun program tersebut telah diubah atau ditambah.
Software Open Source : adalah software yang sumber kode program (source code)nya terbuka untuk umum. Software jenis ini umumnya memiliki lisensi terbuka (GNU GPL) dan memungkinkan pengguna untuk memodifikasinya atau mengembangkan sesuai keinginan.

Jenis-Jenis Sistem Operasi
I. Sistem Operasi BeOS : Sistem Operasi Multimedia.
Sejak versi pertamanya tahun 1997, salah satu tujuan utama BeOS, adalah mengelola jumlah data yang besar secara optimal. Sistem operasi ini dapat memenuhi tuntutan aplikasi-aplikasi multimedia dengan dukungan multi processor, sistem file 64 bit, dan multithreading.

II. OS/2 Warp : Server Bisnis yang mahal.
Sistem operasi OS/2 Warp dikembangkan oleh IBM. Inovasi yang terpenting pada versi 5 adalah "Journaling File System" (JFS). Strukturnya lebih menyerupai database daripada sistem file.

III. MacOS : Standar bagi graphic designer.
MacOS ditemukan pada tahun 1984 oleh peneliti Xerox PARC. Tetapi Applelah yang mempopulerkan dan belakangan diikuti oleh Microsoft.
Platform untuk DTP, graphic design, web-design dan aplikasi bisnis.

IV. JavaOS : Tak tergantung platform.
Pencipta Java, Sun Microsystems juga membuat sistem operasi Java yang disebut JavaOS. Jalur pengembangan JavaOS terbagi dalam beberapa cabang : Ada JavaOS untuk customer, yaitu sebuah sistem operasi untuk televisi, Web-Phones, dan komputer saku (palmtop). Di sisi lain Sun mengembangkan dan memasarkan JavaOS for Business bersama IBM. JavaOS bukan pengganti sistem operasi biasa utuh, melainkan lebih tepat disebut sebagai sebuah lingkungan (pengembangan) bagi perusahaan. 

V. Sistem UNIX Komersial : Database Profesional.
Dapat diandalkan, aman, mahal dan terikat pada hardware tertentu, merupakan atribut sistem operasi Unix komersial seperti Solaris dan SCO-Unix. Unix komersial untuk PC ini hanya terdapat pada Solaris dari Sun dan UnixWare dari SCO (Santa Cruz Operation, Inc.). Bidang aplikasi utama adalah server Intranet dan database.

VII. FreeBSD dan NetBSD : Unix "Gratis" untuk Favorit ISP.
Konsep awal sistem operasi Unix yang dikembangkan 1968 masih ditemukan dalam banyak versi modern, misalnya FreeBSD dan NetBSD. Sebagian besar kernel Unix ditulis dalam bahasa pemrograman C dan karenanya dapat dipindahkan ke platform hardware lainnya dengan sedikit upaya. Sistem file disusun secara hirarkis dengan direktori, sedang hardware dikontak melalui interface simbolik. 

VIII. LINUX: Sistem Operasi semua
Pada tahun 1991 seorang hacker handal berkebangsaan Finlandia yang bernama Linus Benedict Torvalds mengembangkan sebuah sistem UNIX yang bisa diimplementasikan di komputer setingkat PC yang dikenal dengan nama Linux dengan tujuan memasyarakatkan UNIX. Linux adalah open source OS berlisensi GPL (GNU General Public Lisence) yang mana pendistribusian dan pengembangannya bisa dilakukan secara bebas dengan mengikutkan kode program asal sebagai turunannya. Linux sangat cocok sebagai sistem operasi untuk server. Selain itu juga sangat murah. Selain murah, distribusi Linux juga dapat digunakan pada beberapa server sekaligus tanpa melanggar aturan lisensi.

Distribusi Linux
Distribusi Linux adalah paket SO dan aplikasi Linux yang dikembangkan oleh seseorang atau lembaga berdasarkan kode program terbuka (open source code) linux yang asli. Paket distribusi linux ini kemudian dapat bersifat komersial atau tidak tergantung kebijakan si pengembang.
Beberapa distribusi Linux terkenal : Red Hat, Suse, Mandrake, Mandriva, Fedora, Slackware, Ubuntu, K-Ubuntu, Centoss, Trustix, Merdeka, dll.

IX. Windows: Sistem Operasi Populer
Microsoft memulai penelitian mengenai Interface Manager  pada september 1981. MS akhirnya mengumumkannya dengan nama WINDOWS pada November 1983. Windows dikenal luas karena menyediakan antarmuka berbasis grafis yang mudah digunakan (graphical interface) , device independent graphics dan penggunaan "multitasking". Saat ini Versi windows telah mencapai kernel 32 bit yang dikenal sebagai Windows XP, dan telah keluar Windows Vista yang berbasis kernel 64 bit.
Sebenarnya produk microsoft yang membuatnya sangat dominan bukan hanya sistem operasi windows saja, tetapi juga aplikasi office yaitu Microsoft office, yang terdiri dari Ms Word, Ms Excel, Ms powerpoint, dan software pemrograman berbasis obyek yaitu visual basic.

Windows Vs Linux

Windows
Kelebihan:
User friendly, mudah digunakan
Banyak dukungan dari hardware dan software
Tampilan menarik
Kekurangan:
Tidak stabil
Banyak virus, trojan, worm yang menyerang SO Windows
Harganya mahal

Linux
Kelebihan:
Stabil
Belum ada virus yang menyerang SO Linux
Harganya murah (pada Open source malah gratis)
Kekurangan:
Pada versi awal kurang user friendly
Dukungan hardware dan software masih kurang
Banyaknya jenis distribusi agak membingungkan pengguna

Tuesday, April 19, 2011

Sample Design Grafis (Cover DVD)

Membuat CD XP Live USB

Alat- alat yang dibutuhkan :
1. CD installer windows XP (disarankan XP service pack 2)
2. Flaskdisk minimal 512 MB
3. Komputer / laptop yang bisa booting dari USB.
Software dan Tools yang dibutuhkan :
1. PE Builder V 3.1.3
2. XPE Plugin dan plugin-plugin lain yang diperlukan untuk aplikasi pada Bart PE
3. Tools untuk memodifikasi Boot screen tampilan awal :
- Resource Hacker
- Jasc Paint Shop Pro ( Version yang digunakan adalah 7.04)
- Color Pallettes ( 16.pal dan win.pal )
4. Pe to USB 3.0.0.7

Untuk membuat Windows XP Live USB caranya sangatlah mudah, cukup hanya dengan menjalankan
aplikasi Bart PE dan kemudian di konversi ke USB Flashdisk dengan tool PE to USB supaya flashdisk bisa
menjadi bootable. Berikut ini adalah step by step pembuatan Windows Live USB dengan sedikit
modifikasi pada tampilan Boot Screen, support informasi pada system properties windows dan default
wallpaper.

Berikut langkah – langkahnya :
1. Download PE Builder dan install / extract PE Builder ke hardisk.
2. Masukkan CD installer XP SP 2
3. Jalankan PE Builder.








Pada source : kita arahkan ke lokasi CD/DVD drive yang berisi installer CD XP SP 2. Klik pada plugin dan tambahkan XPE plugin dan plugin lain yang sudah kita download.



Setelah menambahkan XPE plugin tekan Close. Kemudian Klik Buiid untuk memulai proses building windows Bart PE.



Setelah selesai tekan close. Cek pada folder PEBuider 313 di hardisk dimana kita menginstall PEBuilder tadi, apabila berhasil akan muncul folder baru bernama BartPE

4. Konversi Pe Buider yang sudah kita buat tadi ke Flashdisk dengan tool PE to USB.
- Tancapkan Flashdisk ke port usb.
- Jalankan tool PE to USB.







- Pada Destination Drive pilih USB Removable, beri nama Drive Label atau kosongkan
saja.Pada Source Path pilih folder BartPE yang terdapat di dalam folder pebuilder313.
- Klik Start untuk memulai konversi windows PE ke USB. Ikuti langkah sampai selesai.
5. Apabila sudah selesai restart computer dan atur bios Booting dari Usb Flashdisk. Maka windows
live usb sudah siap digunakan.
Cara tersebut diatas sangatlah mudah, akan tetapi agar live windows Usb buatan kita lebih menarik
dapat kita tambahkan sedikit modifikasi. Berikut beberapa trik memodifikasi windows live USB agar
lebih menarik.
1. Merubah tampilan Boot Screen pada awal Booting.
- Install software Resource Hacker dan Jasc Paint Shop Pro
- Buat folder baru di drive C:\BootScreen.
- Copy dari Windows\System32 file dengan nama "ntoskrnl.exe" dan paste ke C:\Bootscreen
- Dan juga extract color Palette zip file di folder tersebut atau copykan saja ke folder tersebut.
- Jalankan Resource Hacker dan buka “ntoskrnl.exe” kemudian cari “Bitmap – 1 – 1033.
- Kemudian klik “action” - “Save [Bitmap:1:1033]…” ke folder dan beri nama bebas.







- Berikutnya kita jalankan Program Paint Shop Pro , dan buka file Bmp yang sudah disimpan.
- Klik Colors – Load Pallet – Browse ke lokasi 16.pal tersimpan. ( jangan lupa pilih maintain
indexes ) dan klik open.

Kisi Kisi UAS

1. Jaringan komputer adalah hubungan komunikasi langsung antar 2 komputer atau lebih     Pertanyaan : Sebutkan ciri2x jaringan komputer   ...